Penggunaan Air Conditioner (AC) sebagai alternatif untuk mengganti ventilasi alami dapat meningkatkan kenyamanan dan produktivitas kerja, namun AC yang jarang dibersihkan akan menjadi tempat nyaman bagi mikroorganisme untuk berbiak. Kondisi tersebut mengakibatkan kualitas udara dalam ruangan menurun dan dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan yang disebut sebagai Sick Building Syndrome (SBS) atau Tight Building Syndrome (TBS).
Banyaknya aktivitas di gedung meningkatkan jumlah polutan dalam ruangan. Kenyataan ini menyebabkan risiko terpaparnya polutan dalam ruangan terhadap manusia semakin tinggi, namun hal ini masih jarang diketahui oleh masyarakat.
Pada dasarnya desain AC yang dipakai untuk mengatur suhu ruangan secara kontinu dapat mengeluarkan bahan polutan. Kadar gas-gas SO2, CO2, dan O2 di dalam ruangan tidak dipengaruhi oleh keberadaan AC. Bahan partikulat dapat dikurangi secara signifikan oleh AC dengan filter yang efektif. Kadar pollen di dalam ruangan dapat berkurang secara signifikan dengan adanya AC. Jumlah bakteri dan spora di gedung dengan AC kemungkinan akan lebih sedikit daripada gedung tanpa AC, walaupun sampai saat ini hal tersebut masih diperdebatkan.
Hasil pemeriksaan The National Institute of Occupational Safety and Health (NIOSH), menyebutkan ada 5 sumber pencemaran di dalam ruangan yaitu (Aditama, 2002) :
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Friday, April 23, 2010
Thursday, April 22, 2010
"e-Trombosis" akibat berlama-lama di depan komputer
Chris Simmons beruntung, ia masih hidup. Programer komputer asal Bristol, Inggris ini, roboh setelah menghabiskan waktu 12 jam bekerja dengan komputernya. Beberapa hari kemudian, ia mulai mengalami batuk darah. Pindaian MRI menunjukkan ia menderita pulmonary embolism.
Kasus pria sehat berusia 41 tahun yang vegetarian ini, menjadi kasus e-trombosis pertama yang dilaporkan di Inggris. Kasus e-trombosis pertama yang tercatat adalah yang terjadi pada seorang pria muda dari Seladia Baru. Pria tersebut hampir meninggal, setelah menghabiskan waktu berjam-jam duduk di depan komputernya.
Kasus pria sehat berusia 41 tahun yang vegetarian ini, menjadi kasus e-trombosis pertama yang dilaporkan di Inggris. Kasus e-trombosis pertama yang tercatat adalah yang terjadi pada seorang pria muda dari Seladia Baru. Pria tersebut hampir meninggal, setelah menghabiskan waktu berjam-jam duduk di depan komputernya.
Kasus kematian karena e-trombosis yang pertama tercatat adalah seorang pria Korea Selatan berusia 24 tahun yang roboh dan meninggal, setelah bermain game komputer secara maraton 80 jam di berbagai kafe internet.
Kasus-kasus di atas adalah kasus-kasus ekstrem yang banyak disebut dalam publikasi-publikasi mengenai e-trombosis. Pesan yang ingin disampaikan sangat jelas, e-trombosis bukan hal yang main-main. Tampak sesuatu yang sepele, tapi bisa berakibat fatal.
Apa itu "e-trombosis"?
Labels:
Kesehatan
Wednesday, April 21, 2010
Komputer Berbahaya Bagi Kesehatan Mata
Jaman Sekarang siapa yang tidak mengenal Komputer. Hampir semua orang bisa menggunakannya. Mulai dari hanya sekadar bermain game, browsing di internet, mengirim surat elektronik sampai melakukan pekerjaan serius.Banyak pekerjaan yang membutuhkan campur tangan komputer. Sepertinya komputer membantu manusia dalam banyak hal.
Namun tidak selamanya komputer itu baik. Terlalu lama berada di depan komputer dapat merusak mata anda. Beberapa akibat negatif dikarenakan terlalu lama di depan komputer :
Pancaran radiasi yang disebabkan oleh gelombang beta pada monitor dapat menyebabkan kerusakan pada retina
Menurut penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat, pancaran radiasi gelombang beta yang ditimbulkan oleh monitor komputer. Perlu diketahui, monitor komputer produksi mulai tahun 2004 telah menyertakan sebuah komponen silikon radioaktif lemah (grup metalloids) yang mampu membuat warna XVGA lebih cerah dengan biaya yang murah.
Namun tidak selamanya komputer itu baik. Terlalu lama berada di depan komputer dapat merusak mata anda. Beberapa akibat negatif dikarenakan terlalu lama di depan komputer :
Pancaran radiasi yang disebabkan oleh gelombang beta pada monitor dapat menyebabkan kerusakan pada retina
Menurut penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat, pancaran radiasi gelombang beta yang ditimbulkan oleh monitor komputer. Perlu diketahui, monitor komputer produksi mulai tahun 2004 telah menyertakan sebuah komponen silikon radioaktif lemah (grup metalloids) yang mampu membuat warna XVGA lebih cerah dengan biaya yang murah.
Labels:
Kesehatan
Subscribe to:
Posts (Atom)