Pengen Punya WebSite instan kualitas intan ?

Showing posts with label Linux. Show all posts
Showing posts with label Linux. Show all posts

Monday, May 30, 2011

Backup Data dengan Rsync

Pengambilan berkas melalui Internet dapat dilakukan dengan berbagai cara. Cara mudah dan interaktif dapat dilakukan memanfaatkan browser seperti "Galeon", "Konqueror", "Mozilla", "Opera", dan sejenisnya. Apa bila mengambil beberapa berkas, dapat menggunakan shell atau perl script yang berbasis protokol ftp/http. Namun, semua metoda tersebut di atas tidak dirancang untuk penyalinan data skala besar sebuah mirror-server. Penyalinan data pada Mirror Server biasanya memanfaatkan "rsync".

Program "rsync" dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Namun perlu diingat bahwa "rsync" rakus sumber daya seperti memori dan CPU. Jadi, janganlah menggunakan ini secara masal yang hanya mengambil satu atau dua berkas.

Rsync adalah tool untuk transfer dan sinkronisasi file atau tree (struktur direktori dan file) secara satu arah, baik transfer lokal (di sistem yang sama) maupun remote (jaringan/internet). Ini menggunakan algoritma pintar untuk mendeteksi perbedaan dalam file sehingga hanya yang beda yang perlu ditransfer, membuat backup secara teratur efisien dan cepat.

Keunggulan Rsync :

Hemat bandwidth dan Mendukung Resume. Jika di sisi penerima, file yang ingin dikirimkan sudah ada, tapi belum tentu sama (misalnya ukurannya lebih kecil/besar atau terdapat perbedaan karena versinya lebih lama), maka rsync dapat melakukan serangkaian pengecekan perbandingan checksum terhadap blok-blok dalam file di kedua sisi, untuk meminimalisasi jumlah data yang harus ditransfer. Algoritma ini disebut algoritma rsync. Bahkan sebetulnya rsync bermula dari sebuah paper yang menjelaskan algoritma ini.Jadi, misalnya Anda memiliki 2 buah versi file berukuran kurang lebih 100MB di dua tempat, dengan rsync Anda mungkin Anda hanya membutuhkan transfer data sebesar 50MB, 10MB, atau bahkan di bawah 1MB untuk menyamakan kedua buah versi file ini, bergantung pada seberapa mirip kedua file tersebut sebelumnya.Atau, misalnya Anda sedang mentransfer file besar lalu putus di tengah jalan. Anda dapat menjalankan kembali rsync dan rsync akan melanjutkan kembali transfer dari posisi putus dan memastikan hasil akhirnya nanti sama.

Cepat. Rsync cepat salah satunya karena algoritma rsync yang disebutkan di atas. Selain itu rsync dapat melakukan kompresi data saat transfer. Dibandingkan FTP pun rsync lebih cepat karena dapat melakukan pipelining, sementara transfer menggunakan FTP boros koneksi TCP/IP untuk setiap file yang ditransfer. Ini akan semakin kentara untuk tree berisi file kecil-kecil yang jumlahnya banyak (misalnya file-file website yang umumnya berisi banyak file HTML dan gambar), di mana rsync dapat beberapa kali hingga belasan kali lebih cepat dari FTP.

Fleksibel. Rsync tidak hanya bisa mentransfer file tunggal, tapi juga direktori dan tree secara rekursif. Anda bisa memilih untuk menghapus file/direktori yang sudah tidak ada dari sisi pengirim tapi masih ada di sisi penerima. Anda juga bisa memilih untuk melakukan proses sinkronisasi  metadata file seperti permission, kepemilikan, tanggal, ACL, dll. Rsync dapat menangani link simbolik, hardlink, device, dll. Selain opsi tersebut, masih banyak opsi lainnya, termasuk yang sering juga dijumpai di tool lain seperti tar, cp, dll.

Berikut ini adalah langkah – langkah untuk melakukan rsync backup pada mesin linux :

Pastikan software rsync sudah terinstall di PC anda, cek dengan dengan cara mengetikan perintah berikut pada terminal:
root@martin-desktop ~# rsync --version

Nanti akan keluar keterangan apakah rsync sudah terinstall di PC atau belum. Jika belum, anda bisa install dulu dengan perintah aptitude install rsync pada Ubuntu atau zypper in rsync pada OpenSuse, dan lain sebagainya (bisa disesuaikan).

Jika sudah terinstall, kita dapat memulainya dengan :
root@martin-desktop ~# rsync -av /sumber/ /tujuan/

Sekilas, hal ini akan sama dengan perintah cp. Perbedaan akan terasa, jika melakukan perubahan/penambahan isi direktori /sumber/. Perintah "cp" akan menyalin ulang SEMUA berkas, namun "rsync" lebih cepat karena hanya akan menyalin berkas yang ditambah/diubah. Apa bila ingin menghapus berkas di /tujuan/ yang tidak ada di /sumber/, gunakan:
root@martin-desktop ~# rsync -av --delete /sumber/ /tujuan/

Jika penghapusan hanya boleh setelah penyalinan sukses:
root@martin-desktop ~# rsync -av --delete --delete-after /sumber/ /tujuan/

Terkadang ada berkas yang kita tidak ingin salin (umpama *.bak):
root@martin-desktop ~# rsync -av --exclude '*.bak' /sumber/ /tujuan/

Dan masih banyak lagi opsi lainnya.
Agar backup bisa dilakukan secara otomatis, script yang berisi perintah seperti diatas bisa di simpan di directory cron, atau menggunakan perintah crontab. Misalnya untuk backup tiap hari kita bisa buat script seperti diatas dan disimpan di /etc/cron.daily.
- Untuk melakukan rsync ke PC / Server lain yang terhubung dengan jaringan LAN atau Internet,  pastikan terlebih dahulu software rsync dan SSH sudah terinstall dengan benar pada masing-masing PC / Server.
Jalankan test rsync dengan mengetikkan command berikut di console :
root@martin-desktop ~# rsync -avz -e ssh /path/yang/dibackup/ user@ipaddess:/lokasi/backup/

anda akan diminta memasukkan password untuk login ssh pada PC / Server tujuan. Masukkan password, dan rsync akan meng-copy semua file yang anda backup ke PC / Server tujuan.
Agar rsync dapat berjalan tanpa harus mengisi password ( jika anda ingin memasukkannya pada crontab ), maka kita harus men-set agar dapat login tanpa harus mengisi password. ;)

Tuesday, April 12, 2011

Mengganti Hostname pada Centos

Untuk mengubah nama hostname pada centos ato mungkin bisa diterapkan pada mesin Linux lainnya.

pertama edit file /etc/sysconfig/network
ubah bagian HOSTNAME menjadi hostname yang anda inginkan.
kedua, jalankan perintah hostname nama_hostname_baru
untuk melihat hasil, log out dan login kembali.

Selamat mencoba :)

Friday, March 25, 2011

Export Import database MySQL dari console

Export Import database bisa juga dikatakan sebagai backup dan restore database. Hal ini juga bisa berfungsi untuk memindah informasi database dari server satu ke server yang lain. Catatan kali ini tentang bagaimana export dan import database mysql dari console linux.

export database :

[root@prayoga stylekit4]# mysqldump -u username -p nm_db > /path/direktory/hasil.sql
Enter password:

username : ganti dengan username db yang sesuai.
nm_db : nama database yang akan diexport / diback-up.
/path/direktory/ : tempat dimana hasil export diletakkan.
hasil.sql : hasil dari file export/backup.

import database :
Sebelumnya, create database pada server yang akan digunakan. Misal kita akan import database sekolah, jadi kita login ke mysql server dan create dulu nama databasenya.

[root@prayoga stylekit4]# mysql -u username -p
Enter password: 
Welcome to the MySQL monitor.  Commands end with ; or \g.
Your MySQL connection id is 1838
Server version: 5.0.77 Source distribution


Type 'help;' or '\h' for help. Type '\c' to clear the buffer.

mysql> create database sekolah;
Query OK, 1 row affected (0.04 sec)



mysql> exit
Bye

Selanjutnya siapkan file .sql yang akan di-import baru proses import :
Ada dua cara import yang saya ketahui,
Cara pertama :

[root@prayoga stylekit4]# mysql -u username -p sekolah < /path/direktory/sekolah.sql 
Enter password: 


/path/direktory/ : tempat dimana file .sql yang akan di-import.

Cara kedua :
Sebelumnya, create database pada server yang akan digunakan seperti langkah di atas. Selanjutnya login ke mysql server dan lakukan import.

[root@prayoga stylekit4]# mysql -u username -p
Enter password: 
Welcome to the MySQL monitor.  Commands end with ; or \g.
Your MySQL connection id is 1841
Server version: 5.0.77 Source distribution


Type 'help;' or '\h' for help. Type '\c' to clear the buffer.

mysql> use sekolah;

Database changed
mysql> source /path/direktory/sekolah.sql;


Thursday, March 24, 2011

Reset password root mysql pada linux

Stop service mysql

[root@prayoga ~]# /etc/init.d/mysqld stop
Stopping MySQL:                                            [  OK  ]


Start MySQL (mysqld) server/daemon dengan --skip-grant-tables

[root@prayoga ~]# mysqld_safe --skip-grant-tables &

Login mysql sebagai root dengan tanpa password.

[root@prayoga ~]# mysql -u root -p
Enter password: 
Welcome to the MySQL monitor.  Commands end with ; or \g.
Your MySQL connection id is 3
Server version: 5.0.77 Source distribution


Type 'help;' or '\h' for help. Type '\c' to clear the buffer.


mysql>


set password baru

mysql> use mysql;
Reading table information for completion of table and column names
You can turn off this feature to get a quicker startup with -A


Database changed
mysql> update user set password=password("password_baru") where user='root';
Query OK, 1 row affected (0.00 sec)
Rows matched: 1  Changed: 1  Warnings: 0

mysql> flush privileges;
Query OK, 0 rows affected (0.00 sec)


mysql> quit


restart mysql services

[root@prayoga ~]# /etc/init.d/mysqld stop
STOPPING server from pid file /var/run/mysqld/mysqld.pid
110324 01:04:34  mysqld ended


Stopping MySQL:                                            [  OK  ]
[1]+  Done                    mysqld_safe --skip-grant-tables



[root@prayoga ~]# /etc/init.d/mysqld start
Starting MySQL:                                            [  OK  ]
selanjutnya tes login ke mysql sebagai root dengan password baru :)

Tuesday, March 22, 2011

comprezz file/folder menjadi .tar.gz

Biasanya jika ingin mendownload folder, kita akan kesulitan karena di dalam folder terdapat banyak file. Beda jika kita ingin mendownload file, kita bisa langsung mendownloadnya. Jadi solusinya kita harus menjadikan folder yang akan kita download menjadi paket.Berikut catatan untuk membuat file/folder menjadi .tar.gz dari console linux

[root@prayoga ~]# tar -czf hasil_kompress.tar.gz folder_yg_akan_dikompress

Friday, March 18, 2011

Unpacking or uncompressing gz files pada Linux atau system UNIX

File ber-ekstensi .gz dibuat dengan menggunakan program gzip yang bertujuan untuk mengurangi ukuran file menggunakan  Lempel-Ziv coding (LZ77). gunzip atau gzip adalah software aplikasi yang digunakan untuk kompresi file. gzip singkatan dari GNU zip, program ini merupakan pengganti program free software yang digunakan pada awal system UNIX.

Setiap file diganti dengan satu file ber-ekstensi .gz. Untuk Unpacking or uncompressing gz files anda memerlukan program gunzip atau gzip -d atau zcat.

menggunakan gunzip:

$ gunzip file.gz

menggunakan gzip -d

gzip -d file.gz


catatan : gunzip dapat men-decompress file yang dibuat oleh gzip, zip, compress, compress -H or pack programs.

Setup EPEL pada CentOS 5.5 (64bit)

Pada catatan sebelumnya saya sudah pernah install cacti pada OpenSUSE dan berjalan lancar. Di catatan itu ada step untuk installasi (you can install net-snmp and rrdtool from zypper or yast). Karena net-snmp dan rrdtool merupakan dependency untuk installasi cacti. Ceritanya kemaren saya install cacti pada CentOS 5.5 (64bit). Saat install rrdtool menggunakan yum, menemukan pesan No package rrdtool available. Oleh karena itu saya menambahkan EPEL.

EPEL (Extra Packages for Enterprise Linux) adalah kumpulan paket-paket rpm dari fedora yang dapat digunakan pada Enterprise Linux yaitu RHEL dan CentOS.

Pertama download paket EPEL dan install.



[root@prayoga ~]# wget http://download.fedora.redhat.com/pub/epel/5Server/x86_64/epel-release-5-4.noarch.rpm
[root@prayoga ~]# rpm -ivh epel-release-5-4.noarch.rpm
untuk cek apakah sudah enable/disable, mengatur priority, etc pada /etc/yum.repos.d/epel.repo

setelah selesai, tinggal mencoba install lagi rrdtool dari yum :)

Thursday, March 17, 2011

Installasi Apache, MySql, dan PHP pada Centos 5.5 Final (64 bit) menggunakan yum

Jika pada catatan sebelumnya langkah-langkah installasi web-server menggunakan source/paket .tar.gz , kali ini catatan installasi web-server menggunakan yum :) caranya lebih gampang lo he he he :P


[root@prayoga ~]# yum install gettext httpd mysql mysql-server perl php php-mysql php-xml php-imap php-mbstring php-mcrypt php-pecl-Fileinfo php-pecl-memcache php-pear-DB php-pear-File php-pear-Log php-pear-Mail-Mime php-pear-Auth-SASL php-pear-Date php-pear-HTTP-Request php-pear-Mail php-pear-Net-Sieve php-pear-Net-Socket php-pear-Net-SMTP openssl perl-Net-SSLeay php-devel gcc gd php-gd

tunggu hingga proses installasi selesai, setelah itu jalankan servicenya

[root@prayoga ~]# service httpd start
[root@prayoga ~]# service mysqld start

jika disetiap reboot ingin service httpd dan mysql berjalan otomatis, masukkan ke dalam script startup

[root@prayoga ~]# chkconfig --levels 235 httpd on
[root@prayoga ~]# chkconfig --levels 235 mysqld on

untuk mengecek uda masuk daftar list atau belum, jalankan perintah :

[root@prayoga ~]# chkconfig --list

untuk mengamankan mysql anda perlu menjalankan perintah mysql_secure_installation dan mengikuti langkah-langkahnya, seperti: memberi password dsb. Karena dalam installasi default, tidak memberikan password pada mysql.

Untuk memeriksa PHP, masuk ke direktori /var/www/html dan buat file info.php dengan isi

[root@prayoga ~]# cd /var/www/html
[root@prayoga html]# vi info.php

akses dari browser http://ip_server/info.php

Tuesday, March 8, 2011

Mengganti permission file / folder secara berjamaah

ketika mendapat error seperti tulisan sebelumnya, kan capek kalo harus ganti satu-satu. Yah meski tinggal klik sana sini pada cPanel. Tapi file dan foldernya banyak chuy! belum lagi di dalam folder dan sub folder. hadeeeh boros waktu.

Tapi tenang...., kata tox_penguin ada cara instan, langsung aja aku coba. dan hasilnya, eng-ing eng! sukses dah. Tapi, syaratnya harus punya akses ssh. Kalo nggak punya, tinggal hubungi support tempat hosting.

misal kasusnya sama dengan tulisan sebelumnya :
pertama login ke server hosting lewat ssh.
kedua masuk ke direktori web/tempat file dan folder prestashop.
selanjutnya, jalankan perintah berikut :

root@whm [/home/z3r0mind/public_html/prestashop]# find . -type f -exec chmod 644 {} \;
root@whm [/home/z3r0mind/public_html/prestashop]# find . -type d -exec chmod 755 {} \;

tanda titik setelah find maksudnya disini/tempat direktori berada (bisa diganti dengan nama folder tujuan pencarian)
-type f maksudnya type file
-type d maksudnya type direktory

Thursday, March 3, 2011

Install Java Plugin Mozilla Firefox pada Ubuntu Lucid

Ubuntu Lucid Lynx 10.04 tidak secara langsung menyertakan java (sun java), sehingga apabila browsing dengan Mozilla Firefox yang membutuhkan java jadinya tampilan error.
Secara default juga tidak tersedia java dalam repository ubuntu, tetapi sebenarnya paket tersebut ada di archive partner nya canonical hanya perlu diaktifkan saja dengan cara :
1. Edit file sources.list

root@prayoga-desktop:/home/prayoga# nano /etc/apt/sources.list

2. Cari baris berikut :

# deb http://archive.canonical.com/ubuntu lucid partner
# deb-src http://archive.canonical.com/ubuntu lucid partner


3. Hapus tanda pagar (#) pada kedua baris di atas, kemudian save dan keluar editor text.
4. Update repo :

root@prayoga-desktop:/home/prayoga# apt-get update

5. Install java :

root@prayoga-desktop:/home/prayoga# apt-get install sun-java6-bin sun-java6-jdk sun-java6-plugin

6. cek di firefox, ketikkan about:plugins pada address bar.

Wednesday, March 2, 2011

Monitor Jaringan dengan iftop dan nload

iftop
Sebagai seorang admin, tentunya melihat traffic jaringan sangat penting, sehingga kita bisa mengetahui bagaimana user menggunakan bandwithnya. Salah satu tool yang bisa digunakan untuk melihat traffic jaringan secara realtime adalah iftop (informasi mengenai iftop bisa dilihat di http://www.ex-parrot.com/~pdw/iftop/ )

Untuk instalasi cukup mudah :

root@prayoga-desktop:/home/prayoga# aptitude install iftop

Setelah proses installasi selesai, sekarang kita bisa menggunakan iftop untuk melihat traffic jaringan. Pada terminal ketik perintah berikut:

root@prayoga-desktop:/home/prayoga# iftop -i eth0

             12.5Kb         25.0Kb        37.5Kb         50.0Kb   62.5Kb
└─────────────┴──────────────┴─────────────┴──────────────┴──────────────
prayoga-desktop.local  => hx-in-f125.1e100.net    1.02Kb   398b    237b
                       <=                         16.2Kb  3.61Kb  2.33Kb
prayoga-desktop.local  => api-12-01-snc2.facebo      0b   1.12Kb   287b
                       <=                            0b    954b    239b
10.100.100.255         => 10.100.100.89              0b      0b      0b
                       <=                            0b    299b    104b
prayoga-desktop.local  => 216-176-188-73.revers      0b    164b     41b
                       <=                            0b    135b     34b
prayoga-desktop.local  => cs220p1.msg.ac4.yahoo      0b    202b     85b
                       <=                            0b     42b     31b
prayoga-desktop.local  => google-public-dns-a.g      0b     57b     70b
                       <=                            0b     90b    100b
255.255.255.255        => 10.100.100.70              0b      0b      0b
                       <=                            0b    122b     61b

─────────────────────────────────────────────────────────────────────────
TX:             cumm:  17.0KB   peak:   6rates:   1.02Kb  1.92Kb   915b
RX:                    30.6KB           16.4Kb    16.2Kb  5.68Kb  3.28Kb
TOTAL:                 47.6KB           17.3Kb    17.2Kb  7.60Kb  4.18K


Monday, February 28, 2011

Format Flashdisk pada mesin Linux

  • tancepkan flashdisknya :)
  • umount flashdisknya
root@prayoga-desktop:/home/prayoga# umount /media/E036-8B78
E036-8B78 adalah tempat flashdisk mounting (disesuaikan) 


  • cek keberadaan flashdisk di port berapa
root@prayoga-desktop:/home/prayoga# fdisk -l

Disk /dev/sda: 250.1 GB, 250059350016 bytes
255 heads, 63 sectors/track, 30401 cylinders
Units = cylinders of 16065 * 512 = 8225280 bytes
Disk identifier: 0x0002950b

   Device Boot      Start         End      Blocks   Id  System
/dev/sda1   *           1       30033   241240041   83  Linux
/dev/sda2           30034       30401     2955960    5  Extended
/dev/sda5           30034       30401     2955928+  82  Linux swap / Solaris

Disk /dev/sdb: 4012 MB, 4012900352 bytes
120 heads, 56 sectors/track, 1166 cylinders
Units = cylinders of 6720 * 512 = 3440640 bytes
Disk identifier: 0x00000000

   Device Boot      Start         End      Blocks   Id  System
/dev/sdb1   *           2        1167     3914816    b  W95 FAT32



  • lakukan format
root@prayoga-desktop:/home/prayoga# mkfs.vfat -F32 -n nama_label /dev/sdb1

-F32 adalah partisi FAT32
nama_label : terserah anda mau menamai apa :D
/dev/sdb1 adalah letak port flashdisk yang telah di cek sebelumnya.

Saturday, August 28, 2010

Allow dan block port dengan iptables

Allow ssh port
iptables -A INPUT -p tcp --dport 22 -j ACCEPT

Block ssh port
iptables -A INPUT -p tcp --dport 22 -j DROP

Block ip untuk akses ssh port
iptables -A INPUT -p tcp -s 10.10.10.13/32 --dport 22 -j DROP

Friday, August 20, 2010

Meng-enable / disable user account di linux

setelah baca-baca dari blog sebelah ada aja untuk pengetahuan baru yang sebelumnya aku gak tau he he he :D setelah di coba, lha ko' mak nyus...

untuk disable user acount, command yang digunakan :
passwd -l username

untuk enable user acount yang sebelumnya disable, :
passwd -u username

Wednesday, July 14, 2010

Live Streaming

Sering kali disaat atlet atau club idola kita bertanding pada pertandingan-pertandingan olahraga, stasiun televise sering tidak menyiarkannya. Pasti sangat jengkel bukan?
Namun sekarang sudah bisa teratasi karena kita akan tetap bisa menonton pertandingan olahraga yang tidak disiarkan melalui stasiun televise melalui Live Streaming. Live streaming adalah tayangan langsung yang di-broadcast kepada banyak orang (viewers) dalam waktu yang bersamaan dengan kejadian aslinya, melalui media data komunikasi (network) baik yang terhubung dengan cable atau wireless.
VIDEO STREAMING MENGGUNAKAN FLASH DAN PROTOKOL HTTP

Tuesday, July 13, 2010

Menggunakan Crontab

Crontab adalah sebuah perintah yang sangat berguna untuk menjalankan tugas-tugas yang terjadwal, sehingga akan mengurangi waktu administrasi. Selain crontab, ada juga perintah lain: anacron dan at. Anacron digunakan untuk melakukan penjadwalan suatu perintah untuk komputer yang tidak selalu menyala terus menerus. Anacron menggunakan interval waktu harian, mingguan, dan bulanan. Sedangkan perintah at menjalankan suatu tugas sekali pada satu waktu. Yang paling sering digunakan adalah crontab, karena lebih serba guna, dan dapat diatur untuk berjalan pada sembarang interval waktu.

Dalam melakukan administrasi sistem, pengaturan cron dilakukan melalui file crontab, yang berisi jadwal waktu dan script yang harus dieksekusi. System Linux memiliki file crontab default, yaitu /etc/crontab, yang akan menjalankan beberapa script pada waktu yang telah ditentukan, misalnya setiap jam, harian, mingguan, dan bulanan.

Dasar-dasar Crontab


Terdapat dua buah file yang menentukan user mana yang bisa menggunakan crontab: /etc/cron.allow dan /etc/cron.deny. Biasanya, hanya ada file cron.deny pada sistem, dan jika file ini ada, dan terdapat nama user di dalamnya (satu user per baris), maka user tersebut tidak diperbolehkan menggunakan perintah crontab. Jika terdapat file cron.allow, maka hanya user yang namanya terdapat pada file ini yang diperbolehkan menggunakan perintah crontab.

Wednesday, June 2, 2010

Generate SSL CSR in Linux/Unix Servers

First we will need a openssl package installed on the server

Generate a private key and a public Certificate Signing Request (CSR) by using the following command: openssl req -new -nodes -keyout myserver.key -out server.csr

From the above command it will create a new key and csr and name it myserver.key and server.csr.
# openssl req -new -nodes -keyout myserver.key -out server.csr

Generating a 1024 bit RSA private key
.................++++++
..++++++
writing new private key to 'myserver.key'
-----
You are about to be asked to enter information that will be incorporated
into your certificate request.
What you are about to enter is what is called a Distinguished Name or a DN.
There are quite a few fields but you can leave some blank
For some fields there will be a default value,
If you enter '.', the field will be left blank.
-----
Country Name (2 letter code) [GB]:ID
State or Province Name (full name) [Berkshire]:Jawa Timur
Locality Name (eg, city) [Newbury]:Blitar
Organization Name (eg, company) [My Company Ltd]:yogcorporation
Organizational Unit Name (eg, section) []:it
Common Name (eg, your name or your server's hostname) []:yogcent.com
Email Address []:yog.zeromind@gmail.com
Please enter the following 'extra' attributes
to be sent with your certificate request
A challenge password []:pass123
An optional company name []:

Here is the result :
# cat myserver.key
-----BEGIN RSA PRIVATE KEY-----
MIICXAIBAAKBgQC8EO+E6Ne1Rz+ofmXDpUvsM6eeJyTqvjj2vTtNi9iuDkNDRbEc
qB+AXTd9kiMC9AL3XvPAakzi3pc2aD1nhQon75ojj34mzPzFZ8Xern3hS+v0JyAn
II1NjcpRQ5SFVHAZ0XPDAI174Op47t5rrYKCRgUAJqxHphZ9H26Y3oFKtQIDAQAB
AoGANG/AaN2HL3tDK5a6hxdymNQ6OyWM7IrHVTyj6VZBvx4o8Pvgiy3xQpg7HZ7+
dhdVMGXgLtk0wNjxbnEYFeIJV2jEpDuXHqXlLBtSyekMGma0hbdNmFCMKmW2/ayv
Kjw5u1287YrzZbDd6WUHhgHzo42Jm7Ytdai92v/uWkUmiq0CQQDlLGBjpQkcqn3d
xthxwCKSEQmHH0OJ8EwB0LHAQCdEkq9k83WwTHgqsMrPbpAOG+p0WCBnc+4uuNk5
bTNfbdXbAkEA0hSz085TO9jQoaVmmTu6dKl/jQ7VhUM0Udt0ZURT0LzK8cH5ygNy
W2fd2tUXfl7onFoZ2S2CGw/5TglvbBhurwJAQQjU2bIt4cqoKVWSesVRii33jDbd
Dbn5d9Jnfu01t4oA6B8G2N76gvLkuvTfQIG/iQCxQWpuvyeJzXglygD7XQJBAM7+
cwmZXE21niwHywXk4h0c/X7BRQWfaCfXseIt5t/fhZ+b30F7D+ycdO6v1AxB+7RC
2wEwY+fCX4TSqyS5FiUCQED7m/sno13ByVN0EvBGXSJW5Zqs05kAb3NhTkz4B5D5
RrdKndEo6ooJINmIq9K8e+WkJhgLV18GLIy66tTF81U=
-----END RSA PRIVATE KEY-----

# cat server.csr
-----BEGIN CERTIFICATE REQUEST-----
MIIB7zCCAVgCAQAwgZYxCzAJBgNVBAYTAklEMRMwEQYDVQQIEwpKYXdhIFRpbXVy
MQ8wDQYDVQQHEwZCbGl0YXIxFzAVBgNVBAoTDnlvZ2NvcnBvcmF0aW9uMQswCQYD
VQQLEwJpdDEUMBIGA1UEAxMLeW9nY2VudC5jb20xJTAjBgkqhkiG9w0BCQEWFnlv
Zy56ZXJvbWluZEBnbWFpbC5jb20wgZ8wDQYJKoZIhvcNAQEBBQADgY0AMIGJAoGB
ALwQ74To17VHP6h+ZcOlS+wzp54nJOq+OPa9O02L2K4OQ0NFsRyoH4BdN32SIwL0
Avde88BqTOLelzZoPWeFCifvmiOPfibM/MVnxd6ufeFL6/QnICcgjU2NylFDlIVU
cBnRc8MAjXvg6nju3mutgoJGBQAmrEemFn0fbpjegUq1AgMBAAGgGDAWBgkqhkiG
9w0BCQcxCRMHcGFzczEyMzANBgkqhkiG9w0BAQUFAAOBgQCT+97CtHq6uuKTvgJX
G13vsUHatlKdvXMlWhKjEtCroHXu7f8gUMVSXy3Sh+r08qTTELMSinJUyHfqOvUp
9ALXgeQdZhewziEsvIGe8W0KDpd6pGnSU22b+3XcgTfn6Af0qa7C1TETpWLu09Uj
vDDhVFYj8yfxz1tA7kL7h/6w/Q==
-----END CERTIFICATE REQUEST-----

After you have 2 files generate. you can just need 1 file server.csr to complete your certificate. you can just simple purchase a certificate from certificate authority company such as geocert,verisign,etc.

sumber: http://www.wowtutorial.org/tutorial/34.html

Sunday, May 23, 2010

BIND

DNS (Domain Name System) adalah sebuah sistem yang menjaga informasi tentang nama host (hostname) dan juga nama domain (domain name) dalam bentuk database tersebar (distributed database) pada jaringan komputer. Dengan DNS, sebuah alamat IP dapat dipetakan ke dalam hostname dan domain name yang lebih mudah diingat oleh manusia. Adalah lebih mudah bagi kita untuk mengingat nama www.google.com dibandingkan dengan 66.249.89.99. DNS ditemukan oleh Paul Mockapertis pada tahun 1983.Ada beberapa metode untuk membuat server DNS, salah satunya menggunakan BIND. BIND merupakan aplikasi terpopuler dalam membuat server pada saat ini.

Istilah-istilah Pada DNS

• RR  atau Resource Records adalah kumpulan sumber informasi yang  berhubungan dengan nama-nama domain.
• Namespace adalah struktur dari seluruh DNS yang berbentuk pohon terbalik
• Nameserver adalah program-program yang menyimpan informasi tentang namespace domain.
• TLD or Top-Level Domain adalah level domain paling atas dibawah root (“.”). Contoh dari TLD adalah .com, .net, .org, dan sebagainya.
• Delegation atau delegasi adalah memberikan sbuah tanggung jawab kepada sebuah subdomain untuk mengatur dirinya sendiri.
• Registry adalah sebuah organisasi yang bertanggung jawab untuk menjaga file-file data di TLD dan mendelegasikannya ke setiap subdomain dari TLD itu. Contoh Verisign untuk mengelola TLD .com dan .net.
• Registrar adalah sebuah organisasi yang bertindak sebagai antar muka (interface) antara pelanggan dan registry atau lebih dikenal dengan nama ISP. Contohnya idwebhost.
• Registration adalah proses dimana pelanggan memberitahukan ke sebuah registrar untuk mendelegasikan sebuah subdomain kepadanya.
• Zone atau zona adalah sebuah daerah yang mencakup sebuah domain utuh atau hanya sebagian saja.

Istilah-istilah pada file konfigurasi DNS Server
TTL  (Time to Live) --> Panjang waktu nameserver untuk menyimpan  sebuah record. Jika TTL berakhir, nameserver harus membuang data yang  tersimpan dan mendapatkan data baru dari nameserver otoritative
SOA (Start of Authority) -->
Mengindikasikan otoritas untuk zona ini
IN (Internet Name) -->
Digunakan jika menggunakan protokol TCP/IP
ns1.example.com -->
Hostname yang bertanggungjawab untuk domain example.com
admin.example.com -->
Alamat email administrator
serial -->
Nomor serial yang akan bertambah jika data berubah, biasanya ditulis dengan format YYMMDDxx
refresh -->
Panjang waktu untuk server secondary untuk mengecek perubahan di server primer
retry -->
Panjang waktu untuk server secondary untuk menunggu verifikasi terhadap perubahan di server primer jika server primer tidak memberikan respon ketika refresh
expire -->
Panjang waktu untuk secondary server untuk menahan zona file jika server secondary tidak melakukan keadaan refresh
@ -->
Bagian ini identik dengan dengan zona yang didefinisikan di named.conf dan bisa digantikan dengan nama DNS (misal: example.com)
NS (Name Server) -->
Digunakan untuk mendefinisikan sever hostname DNS dan harus diakhiri dengan tanda titik.
minimum ttl
--> Menentukan nilai ttl untuk seluruh record di zona forward
IN NS ns1.example.com -->
Mendefinisikan bahwa hostname ns.example.com yang memegang tanggung jawab terhadap domain example.com
IN MX 10 mail.example.com --> M
endefinisikan bahwa hostname mail.example.com yang memegang tanggung jawab sebagai mail server di domain example.com. nomor mewakili prioritas ketika pengiriman surat dan nomor kecil menjadi prioritas utama
ns IN A 192.168.1.2 -->
Mengecek bahwa hostname ns.example.com mempunyai alamat IP di 192.168.1.2
mail IN CNAME NS -->
Mengecek bahwa hostname ns.example.com mempunyai nama lain (name alias) mx.example.com

Saturday, May 8, 2010

Port Standar

Pada terminologi jaringan komputer, port merupakan titik komunikasi spesifik yang digunakan oleh sebuah aplikasi yang memanfaatkan lapisan transport pada teknologi TCP / IP. Artikel ini menceritakan tentang beberapa port yang digunakan oleh aplikasi ataupun protokol standar.

Pada terminologi komputer ada dua jenis Port yaitu :

  • Port Fisik,adalah soket/ slot / colokan yang ada di belakang CPU sebagai penghubung peralatan input-output komputer, misalnya PS2 Port yang digunakan oleh Mouse dan Keyboard, USB Port atau Paralel Port.

  • Port Logika (non fisik),adalah port yang di gunakan oleh aplikasi sebagai jalur untuk melakukan koneksi dengan komputer lain mealalui teknologi TCP/IP, tentunya termasuk koneksi internet.


Yang akan dibahas pada artikel ini adalah port logika, mungkin akan berguna bagi anda yang mengelola server linux untuk berbagai keperluan.

Port Standar dan Kegunaan

Thursday, April 29, 2010

Screen

GNU screen, atau singkatnya disebut screen, adalah utilitas berbasis konsol (bukan GUI) untuk melakukan multipleksing terminal. Screen mengizinkan kita menjalankan beberapa terminal virtual (umumnya menjalankan shell interaktif) di bawah satu terminal "fisik". Jadi, kita menjalankan screen lalu di "bawah"-nya dapat membuka lagi window-window terminal, dapat berpindah dari satu window ke window lain, dapat mengatur jalannya proses di dalam masing-masing window, dapat merangkai tampilan window secara vertikal atau horizontal, dsb. Singkatnya, bisa dibilang bahwa screen adalah window manager berbasis teks.


Kegunaan utama screen adalah untuk menyimpan sesi terminal kita, agar jika kita logout atau terputus dari terminal "fisik", terminal-terminal yang kita buka di bawah screen masih dapat terus berjalan. Amat bermanfaat jika kita ingin menjaga sesi terminal di server remote, tapi koneksi internet kita sendiri buruk atau tidak 24-jam. Kegunaan lainnya misalnya untuk dapat menjalankan banyak terminal sekaligus, agar bisa mengunci terminal, agar bisa menyimpan output terminal atau melakukan kopi paste tanpa mouse, dll


Untuk mulai menjalankan screen, dari terminal/shell ketik:


screen

screen akan menampilkan pesan selamat datang. Tekan Enter atau spasi. Maka Anda akan kembali ke prompt shell. Ini adalah sesi terminal baru di bawah screen. Anda dapat lanjut memakai shell, menjalankan program command-line lain, dll.


Bedanya setelah pakai screen apa? Anda dapat membuka lebih dari 1 terminal. Tekan Ctrl-a diikuti c. Maka Anda membuat 1 terminal baru lagi dan diberi prompt shell baru. Terminal Anda sebelumnya masih tetap ada. Tekan Ctrl-a diikuti n untuk kembali ke terminal kesatu. Tekan lagi Ctrl-a, n untuk berpindah ke terminal kedua. Berguna misalnya jika terminal 1 sedang sibuk menjalankan perintah dan Anda belum mendapat prompt shell lagi, maka Anda dapat berpindah dulu ke terminal 2, dst.


Jika Anda sedang login remote ke server dan tiba-tiba koneksi putus, jangan khawatir, screen akan otomatis menyelamatkan (autodetach) sesi-sesi terminal di bawah screen (yang saat ini jumlahnya 2) tersebut.


Sewaktu Anda login lagi ke server remote, ketik:


screen -r

For complete reference.

Please take a look screen User's Manual http://www.gnu.org/software/screen/manual/screen.html